MediaSuaraMabes, Jepara – Pada hari Senin, 23 Agustus 2021, jam 13. 00 Wib, Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH., S.I.K., MH., didampingi oleh Kasatresnarkoba Iptu Aris Sulistiyono dan Kasubag Humas AKP Edy Purwanto saat menunjukkan BB atau barang bukti kepada wartawan dalam konferensi pers.
Kapolres Jepara AKBP Warsono, SH., S.I.K., mengajak warga Jepara untuk memerangi peredaran narkoba. Sebab barang haram ini memiliki dampak buruk bagi generasi muda.
“Karena itu saya berterima kasih kepada warga masyarakat yang telah memberikan informasi terkait dengan adanya dugaan peredaran narkoba di wilayah Jepara,” ujar AKBP Warsono.
Salah satu pelaku yang tertangkap berinisial AS tinggal di kamar kontrakan di Desa Pecangaan Wetan, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
“Dari hasil penggeledahan dirumah kontrakan AS petugas menemukan tas berisi sabu dengan berat 53,37 gram, alat isap bong, uang tunai sebesar Rp. 764.000,- alat timbangan, buku nota, sedotan plastik, dan pack klip plastik.
Karena perbuatannya, tersangka diancam dengan hukuman Primer pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. Karena disangkakan melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan ancaman hukuman Sekundernya dipidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
Sementara di lokasi berbeda, tersangka lain yang berhasil diringkus berinisial MY (29) tahun,penduduk Kelurahan Panggang, Kecamatan Jepara.
Tersangka kedua ditangkap lantaran dicurigai sedang melakukan transaksi narkoba di dekat toko komputer Eldiana Jepara pada tanggal 23 Juni 2021. Dari hasil penangkapan ini petugas berhasil menyita barang bukti berupa paket sabu seberat 0,5 gram yang disembunyikan di dashboard sebelah kiri sepeda motornya.
Setelah dilakukan pengembangan dari hand phone yang disita petugas, didapati bahwa tersangka MY ternyata ada barang bukti sabu lain yang telah diedarkan yaitu sebanyak 1 gram yang ditemukan di Bok Abang, Desa Senenan, 0,5 gram ditemukan di Bok Kuning Tahunan, dan 0,5 gram di temukan di Gang Tendok, Tahunan.
Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan dirumah tersangka. Dari penggeledahan ini didapati barang bukti sabu seberat 39,89 gram yang disembunyikan di dalam kaleng biskuit.
“Total sabu yang disita dari tersangka MY seberat 41,39 gram,” ujar Iptu Aris Sulistiyono selaku Kasatresnarkoba Polres Jepara.
Karena perbuatannya tersangka kedua terancam hukuman Primer pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 miliar dan paling banyak Rp. 10 miliar.
Sedangkan ancaman hukuman Subsider paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
Dalam konferensi pers, yang dihadiri awak media dari beberapa media, kedua tersangka adalah pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Jepara dan salah satu tersangka, menjelaskan cara pengemasan dengan menaruh barang haram tersebut di potongan kecil bambu dan cara ini sudah di pakai tersangka selama hampir seminggu dan penjualannya melalui media online.

Redaksi Media Suara Mabes (MSM) sebagai editor Publisher Website
Comment