Mudik Tahun 2025, BPBD Buol Himbau Warga Tetap Mewaspadai Adanya Bencana Alam

MediaSuaraMabes, Buol – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moch Kahfi Mardijuni, S.Pi, menghimbau kepada Pemudik mewaspadai ancaman bencana alam tanah Longsor, Pohon Tumbang, Serta banjir saat melintas di wilayah tersebut terutama saat hujan dengan intensitas Tinggi yang di sertai angin kencang

berdasarkan data BPBD Buol, selama bulan Ramadhan 1446 H tahun 2025 wilayah kabupaten buol telah mengalami bencana banjir, tanah longsor serta pohon tumbang di beberapa titik lintasan jalur trans Sulawesi.

“Kami sampaikan kepada pemudik Lebaran tahun 2025 bahwa cuaca ekstrem masi melanda wilayah kabupaten buol, dengan curah hujan intensitas sedang hingga intensitas tinggi disertai angin kencang, dalam perjalanan pemudik wajib istirahat dan menunggu hujan reda sebelum melanjutkan perjalananya” Ucapnya Minggu 23/3/25.

Lebih lanjut, Dalam menyahuti program Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, yakni Berani Lancar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah memberikan tips berkendara aman, baik saat mudik Lebaran maupun pasca-Lebaran, khususnya dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Melalui Kepala BPBD Sulteng, Akris Fatta Yunus, menyampaikan bahwa ada enam (6) poin utama yang perlu diperhatikan oleh masyarakat saat berkendara di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Ada enam poin tips berani lancar dan aman berkendaraan bagi masyarakat Sulteng, baik saat mudik maupun setelah Lebaran dalam menghadapi cuaca ekstrem,” ujar Akris Fatta Yunus kepada media ini, Minggu 23 Maret 2025.

Berikut enam tips berkendara aman yang disarankan BPBD Sulteng:

1. Bagi pengendara roda dua, pastikan selalu membawa mantel atau jas hujan di dalam jok motor sebagai antisipasi hujan.

2. Kurangi kecepatan saat berkendara untuk menghindari pengereman mendadak yang berisiko menyebabkan kecelakaan di jalanan licin.

Baca Juga :  Warga Srikandang Di Gegerkan Suara Tangisan Bayi Di Tengah Perkebunan

3. Nyalakan lampu utama saat hujan lebat atau kabut untuk meningkatkan visibilitas dan mencegah tabrakan.

4. Fokus terhadap jalan dan hindari lubang yang dapat membahayakan kendaraan serta pengendara.

5. Pilih tempat yang aman saat berteduh, jauhi lokasi berisiko seperti di bawah pohon, di dekat tiang listrik, atau tempat lain yang rentan roboh.

6. Hentikan perjalanan sementara jika hujan terlalu lebat, karena jarak pandang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat longsor atau pohon tumbang.

Selain memberikan tips berkendara aman, BPBD Sulteng juga mengeluarkan imbauan resmi bagi para pemudik Idul Fitri 1446 H dan masyarakat yang melakukan perjalanan setelah Lebaran.

“Cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara agar terhindar dari kecelakaan,” ungkap Akris.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem saat ini dapat memperburuk situasi di jalan, terutama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Oleh karena itu, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.

Sebagai upaya penyebarluasan informasi terkait kampanye “Berani Lancar dan Aman Berkendara Mobil dan Motor Saat Cuaca Ekstrem”, BPBD Sulteng melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya pembagian pamflet kepada pengendara roda dua dan roda empat di lima titik strategis, yaitu perempatan Tawaeli, Pos LLAJR Watusampu, Pos LLAJR Biromaru, Pos LLAJR Towua, dan Pos LLAJR Wani.

BPBD Sulteng juga aktif menyebarluaskan informasi keselamatan melalui siaran radio, podcast, serta media online dan media sosial.

Dengan berbagai langkah ini, BPBD Sulteng berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.

Tetap waspada, berkendaralah dengan aman, dan utamakan keselamatan di jalan

Comment